Sabtu, Februari 16

matahari untuk Syani

Sudah sebulan rasanya kita tak bertemu. Meski masih tertutup awan tebal, setidaknya aku tahu engkau masih disana.

Kangen.. Biarlah kulit sedikit menghitam karena cahayamu, yang penting aku sehat karena kelembutan cahaya pagimu.

Tapi matahari, pagi ini aku sudah tidur lagi setelah kenyang makan bubur dan minum susu. Besok tolong datang lebih pagi lagi ya, matahari? Aku tunggu lho!


*byBundayangmatanyaperihkarenasilau*

0 comments: